”INSENTIF POLITIK PARTAI OPOSISI:
Pelajaran dari Kasus Pansus Bank Century”
Salah satu argumen yang terus-menerus diulang oleh partai-partai yang mendukung Opsi C dalam Sidang Paripurna Angket Century yang lalu adalah pentingnya fungsi kontrol yang semestinya dilakukan DPR terhadap kebijakan pemerintah soal bailout Bank Century. Fungsi control tersebut pada realitasnya tidak hanya dilakukan oleh partai oposisi seperti PDI-P, Gerindra dan Hanura, bahkan partai-partai pendukung pemerintah seperti Golkar, PKS dan PPP pun sangat kritis terhadap kebijakan bailout.
Mitra koalisi dan partai oposisi yang mendukung opsi C dengan menyatakan kebijakan bailout itu bermasalah dan penuh keganjilan punya asumsi bahwa kritisisme mereka akan membawa insentif electoral. Benarkah public mengkonfirmasi klaim tersebut? Apakah kritisisme mereka dalam kasus Century membuat pendukung Opsi C akan menangguk dukungan pemilih yang besar? Dan sebaliknya, benarkah pendukung Opsi A seperti Demokrat, PKB dan PAN akan mengalami degradasi electoral karena dianggap melawan arus opini public?
LSI mengundang saudara-saudara untuk hadir dalam diskusi dan rilis survei yang dilakukan pada:
Hari/Tanggal :
Minggu, 9 Mei 2010
Pukul :
12.30– 15.00 WIB (didahului makan siang)
Tema :
“INSENTIF POLITIK PARTAI OPOSISI, Pelajaran dari Kasus Pansus Bank Century”
Pembicara :
-Dodi Ambardi ( LSI )
-Bara Hasibuan ( PAN )
-Ganjar Pranowo ( PDI-P )
-Amir Syamsuddin ( PD )
-Idrus Marham ( Golkar )
-Zulkiflimansyah ( PKS )
Tempat :
Kantor Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Jl. Lembang Terusan No. D-57 Menteng Jakarta Pusat 10310
Terima kasih atas perhatiannya.
Salam,
Burhanuddin Muhtadi
Direktur Public Affair
Konfirmasi:
HP: 0878 815 4799