Jakarta, Kompas – Survei oleh Lembaga Survei Indonesia selama tiga hari sebelum dan sesudah kampanye Pilkada DKI Jakarta menunjukkan dukungan publik terhadap kedua pasang calon gubernur/wakil gubernur cenderung stabil. Pasangan Fauzi Bowo-Prijanto tetap memperoleh dukungan warga lebih besar dibandingkan dengan Adang Daradjatun-Dani Anwar, dengan selisih 32-34 persen.
Hasil survei LSI yang diumumkan di Jakarta, Minggu (29/7), itu menyebutkan Fauzi-Prijanto memperoleh dukungan sebesar 54 persen responden sebelum kampanye dan 56 persen responden sesudah kampanye. Adapun Adang-Dani tetap memperoleh 22 persen, baik sebelum maupun sesudah kampanye.
Survei dilakukan terhadap 600 responden di seluruh Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu. Survei sebelum kampanye dilakukan pada 15-18 Juli 2007 dan sesudah kampanye pada 22-25 Juli 2007.
Peneliti LSI, Iman Suhirman, mengatakan, jika digabungkan dengan survei sebelumnya, selama tiga bulan ini perolehan dukungan suara Fauzi-Prijanto berkisar 54-56 persen, sementara Adang-Dani 20-22 persen. Perolehan ini diperkirakan sulit berubah meskipun kampanye dengan berbagai cara dilakukan setiap kandidat.
Sebanyak 35,1 persen responden mengaku kecil kemungkinan mengganti pilihan dan 31,4 persen responden hampir tak mungkin mengubah pilihan.
Peneliti Utama LSI, Anies Baswedan, menambahkan, pilihan responden terhadap calon gubernur Jakarta sangat dipengaruhi pilihan partai politik yang mereka dukung dalam pemilu legislatif lalu. Pilihan responden dipengaruhi isu politik yang disebarkan dan tindakan sebagian besar parpol yang menghadang bersama kandidat lain. (mzw)
30/07/2007