Skip to content


 

Vivanews: Quick Count Mana yang Paling Presisi?

Vivanews, Jum’at, 24 Juli 2009, 10:53 WIB

VIVAnews – Rekapitulasi suara Pemilihan Presiden 2009 selain menemukan siapa pemenang juga menguatkan tingkat presisi lembaga survei yang melakukan quick count atau hitung cepat. Hasil hitung cepat semua lembaga survei itu sebenarnya mendekati hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum, namun tentu ada yang paling mendekati.

Dimulai dari hasil rekapitulasi KPU yang ditutup Kamis 23 Juli 2009 malam. Pasangan nomor urut 1 Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto meraup 32.548.105 atau 26,79% dari total suara. Pasangan nomor urut 2 Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono mendapat 60,8 persen suara atau 73.874.562 dari 121.504.481 suara sah. Pasangan nomor urut 3 Jusuf Kalla-Wiranto sebesar 15.081.814 (12.41%).

Lembaga Survei Indonesia yang dipimpin Saiful Mujani terbukti paling presisi. Selisih presisi Lembaga Survei Indonesia dengan hasil rekapitulasi KPU hanya 0,15 persen. Berikut hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia:
1. Megawati-Prabowo 26,56 persen
2. SBY-Boediono 60,85 persen
3. JK-Wiranto 12,59 persen

Lembaga Riset Informasi yang dalam survei sebelum Pemilihan Presiden menyatakan Pemilihan akan berlangsung dua putaran terbukti juga paling presisi hasil hitung cepatnya. Selisih presisi LRI di bawah 0,6 persen. Berikut hasil hitung cepat LRI:
1. Megawati-Prabowo 27,02 persen
2. SBY-Boediono 61,11 persen
3. JK-Wiranto 11,87 persen

Paling presisi ketiga adalah hitung cepat dari Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial. LP3ES hanya berselisih di bawah 0,61 persen. Berikut hasil hitung cepat LP3ES:
1. Megawati-Prabowo 27,40 persen
2. SBY-Boediono 60,28 persen
3. JK-Wiranto 12,32 persen

Paling presisi keempat adalah Lingkaran Survei Indonesia yang dipimpin Denny JA. Selisih presisi Lingkaran Survei Indonesia dengan rekapitulasi KPU di bawah 0,65 persen. Berikut hasil hitung cepat LSI:
1. Megawati-Prabowo 27,36 persen
2. SBY-Boediono 60,15 persen
3. JK-Wiranto 12,49 persen

Center for Indonesian Regional and Urban Studies (CIRUS) Surveyor Group berada di posisi kelima dalam hal presisi. Terdapat selisih 0,7 persen antara hitung cepat CIRUS dengan KPU, yakni sebagai berikut:
1. Megawati-Prabowo 27,49 persen
2. SBY-Boediono 60,20 persen
3. JK-Wiranto 12,31 persen.

Terlepas dari mana yang terbukti paling presisi, lima lembaga survei ini membuktikan hitung cepat atau pun survei bisa mendekati realitas opini publik. Lima hitung cepat di atas membuktikan tingkat perbedaan paling maksimal hanya di bawah 0,7 persen.

•VIVAnews

25/07/2009
24/03/2010

Testing Political Islam’s Economic Advantage: The Case of Indonesia

Oleh Thomas B. Pepinsky, Prof. William Liddle & Dr. Saiful Mujani

02/07/2009

Survei dapatkah dipercaya?

Oleh Burhanuddin Muhtadi

Untuk permintaan wawancara silakan menghubungi sekretariat kami pada alamat di bawah halaman, atau gunakan formulir kontak online.