LSI merupakan lembaga penelitian yang didukung sejumlah peneliti ilmu sosial, dan ahli statistik/analis data yang sangat kompoten dibidangnya. Tim Peneliti LSI di kantor pusat memiliki kredibilitas akademik, independen, dan berpengalaman luas dalam survei sosial dan politik, mereka adalah:
Peneliti Utama
- Saiful Mujani, Ph.D
(Ohio State University, USA)
Keahlian utama: perilaku sosial-politik, pemilihan umum, partai politik, demokratisasi dan evaluasi publik atas kinerja pemerintah.
- Kuskrido Ambardi, MA, ABD
(Ohio University dan Ohio State University, USA)
Keahlian utama: lembaga-lembaga politik, kinerja lembaga-lembaga negara, dan komunikasi politik.
- Wahyu Prasetyawan, MA, Ph.D
(Leeds University, UK dan Kyoto University, Japan)
Keahlian utama: bisnis dan politik, ekonomi politik daerah, desentralisasi fiskal dan pemerintahan lokal.
- Hendro Prasetyo, Ph.D
(McGill University. Canada)
Keahlian utama: sosiologi politik, demokrasi, hak-hak asasi manusia, kebijakan publik.
- Adam Kamil, S.Si
(Institut Pertanian Bogor-IPB)
Keahlian utama: Statistik dan Pemodelan Matematika
- Deni Irvani, S.Si
(Institut Pertanian Bogor-IPB)
Keahlian utama: Statistik dan Pemodelan Matematika
- Iin Lesmanawati, S.Si
(Institut Pertanian Bogor-IPB)
Keahlian Utama: matematika, statistik dan modeling
- Dudi Herlianto, S.Si
(Institut Pertanian Bogor-IPB)
Keahlian Utama: matematika, statistik dan modeling
- Nur Widiyati, S.Stat
(Institut Pertanian Bogor-IPB)
Keahlian Utama: matematika, statistik dan modelingKoordinator Area/Perwakilan Daerah
Selain peneliti tetap yang bertugas di kantor pusat, LSI memiliki 19 orang koordinator wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka bertugas mengelola kegiatan operasional survei. Setiap koordinator wilayah mengkoordinasi sekitar 20-50 surveyor (tergantung lokasi survei). Koordinator wilayah dan surveyor adalah staf tidak tetap yang siap menjalankan kegiatan survei berdasarkan kebutuhan. Seluruh surveyor LSI telah memiliki training yang baik dalam bidang survei dan berpengalaman operasional yang cukup luas. Mereka adalah :
- Muhammad Nasir, Nanggroe Aceh Darusallam
- Elfenda Ananda, Sumatera Utara
- Edi Indrizal, Sumbar, Jambi, Riau dan Kepulauan Riau
- Maria Rachmatika, Sumsel, Bengkulu dan Bangka Belitung
- Rezi Sabata, Lampung
- M. Nurbadruddin, Jawa Barat
- Ridwan, DKI Jakarta dan Banten
- Muhammad Aqib, Jawa Tengah & DI Yogyakarta
- Asmuni, Jawa Timur
- Irma Suryani, Kalsel dan Kalteng
- Muhammad Wahdini, Kalimantan Timur
- Maemunah Sarah, Kalimantan Barat
- I Made Arsanadwiputra, Bali
- Zulkifli, NTB
- Petrus Yohn Mone, NTT
- Herman Heizer, Sulsel, Sultra, Sulbar dan Maluku, Papua
- Siti Isniyah, Sulawesi Tengah
- Hendra Hamadi, Gorontalo
- Duma T Sanda, Irian Jaya Barat