Skip to content


 

Toleransi Sosial Masyarakat Indonesia

Pluralitas merupakan sebuah fakta sosial historis yang melekat pada ke Indonesian. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang plural dan multikultural. Menjadi manusia Indonesia berarti menjadi manusia yang sanggup hidup dalam perbedaan dan bersikap toleran. Bersikap toleran berarti bisa menerima perbedaan dengan lapang dada, dan menghormati hak pribadi dan sosial pihak yang berbeda (The Other) menjalani kehidupan mereka. Namun bagaimanakah gambaran aktual-empirik tentang sikap toleransi masyarakat Indonesia saat ini?

Data Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) Januari 2006 menunjukkan bahwa pola yang menarik. Secara umum masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang cukup toleran, terutama terlihat dalam toleransi hidup bertetangga dengan orang lain yang berbeda etnis dan agama lain. Namun toleransi mereka sangat rendah terhadap pihak lain yang dianggap memiliki orientasi dan perilaku sex yang berbeda atau menyimpang seperti kaum homo seks dan waria. Temuan lain yang juga sangat menarik, meskipun mampu hidup bersama dengan yang berbeda, social trust antar masyarakat sangat rendah, 8 dari 10 orang menyatakan bersikap hati-hati terhadap orang lain. Fakta ini merupakan hal yang buruk dalam membangun kerja sama antarwarga dan menumbuhkan solidaitas sosial. Inilah salah satu tantangan serius bagi masa depan ke Indonesian.

Baca Selengkapnya : Toleransi Sosial Masyarakat Indonesia.pdf

25/08/2006
22/03/2010

Etzioni in Southeast Asia The Indonesia Exception

Oleh Catharin Dalpino Georgetown-University, Washington, D.C.

22/03/2010

Indonesian Democracy and the Transformation of Political Islam

Oleh Thomas B. Pepinsky, Prof. William Liddle & Dr. Saiful Mujani

19/03/2010

Journal of Democracy: Personalities, Parties, and Voters

Oleh Prof. William Liddle & Dr. Saiful Mujani