Skip to content


 

WARISAN SOEHARTO: Apakah Rakyat Masih Menginginkannya?


Cukup sering muncul suara dan aktivitas politik yang mendelegitimasi demokrasi yang sedang kita jalani sekarang dalam berbagai bentuk aktivitas dan opini. Muncul framing media massa yang melaporkan opini warga yang mengesankan kemarahan pada pemerintahan demokrasi sekarang, dan menilai bahwa Indonesia akan lebih baik kembali ke bentuk pemerintahan seperti yang dipraktekkan Presiden Soeharto atau Orde Baru.

Ada yang mulai melupakan pengorbanan rakyat untuk reformasi 1998 dengan memberikan penilaian lebih positif pada rezim Orde Baru dan Soeharto. Kemudian ada kekuatan yang ingin melupakan kejahatan Orde Baru yang terekam selama lebih dari 30 tahun, dengan mengusulkannya menjadi PAHLAWAN NASIONAL.

Apakah memang masyarakat kita sudah lupa dengan kekejaman Orde Baru, dan mulai mencampakkan buah reformasi sekarang yang memang tidak jarang berasa pahit?

Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei ini dengan 1.200 responden dari Aceh sampai Papua (seluruh Indonesia). Rilis Survei yang diadakan pada hari Jumat, 22 Oktober ini menghadirkan pembicara antara lain:

-Kuskridho Ambardi, Ph.D selaku Direktur Eksekutif LSI
-Bara Hasibuan, Partai Amanat Nasional
-Rachland Nashidik, Partai Demokrat


Download Hasil Rilis LSI selengkapnya:
Warisan Politik Soeharto (Bahan Rilis LSI 22.10.2010).pdf

22/10/2010
22/03/2010

Etzioni in Southeast Asia The Indonesia Exception

Oleh Catharin Dalpino Georgetown-University, Washington, D.C.

22/03/2010

Indonesian Democracy and the Transformation of Political Islam

Oleh Thomas B. Pepinsky, Prof. William Liddle & Dr. Saiful Mujani

19/03/2010

Journal of Democracy: Personalities, Parties, and Voters

Oleh Prof. William Liddle & Dr. Saiful Mujani