Skip to content


 

Rilis LSI dan Seminar Ekstremisme Keagamaan

Oleh Admin

LATAR BELAKANG

Kehidupan antarpemeluk agama di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami pasang-surut. Dalam kehidupan sehari-hari, relasi antarpemeluk agama tampak positif. Akan tetapi, kita seringkali kita dikejutkan dengan insiden yang menunjukkan betapa hubungan antarpemeluk agama sesungguhnya diwarnai oleh ketegangan. Kasus terakhir yang masih segar dalam ingatan adalah kasus Meiliana dan pembakaran Vihara dan Kelenteng di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Kondisi ini menunjukkan urgensi dilakukannya kajian tentang hubungan antarpemeluk agama di Indonesia.

Salah satu dimensi yang penting diteliti namun cukup terabaikan karena sifatnya yang mikro adalah mengenai prasangka antar kelompok agama. Bagaimana seseorang menilai orang dari kelompok agama tertentu, baik agamanya sendiri maupun agama lain? Penilaian ini menjadi cerminan tentang bagaimana sesungguhnya relasi antarpemeluk agama di Indonesia.

TUJUAN

Survei ini dilakukan untuk mengetahui prasangka antarkelompok agama; bagaimana warga dari kelompok agama yang berbeda-beda menilai orang dari kelompok agamanya dan agama lain.

Survei ini juga hendak mengelaborasi faktor apa yang berkontribusi terhadap penilaian tersebut. Empat faktor yang dihubungkan dengan penilaian tersebut adalah outgroup-ingroup, pemahaman, pergaulan, dan interaksi negatif antaragama.

Hasil survei ini diharapkan dapat memberi gambaran tentang relasi antarpemeluk agama di Indonesia.

Hasil survei ini juga memberi rekomendasi yang lebih solid tentang apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki relasi antarpemeluk agama di Indonesia.

Download bahan rilis disini

13/09/2018
22/03/2010

Etzioni in Southeast Asia The Indonesia Exception

Oleh Catharin Dalpino Georgetown-University, Washington, D.C.

22/03/2010

Indonesian Democracy and the Transformation of Political Islam

Oleh Thomas B. Pepinsky, Prof. William Liddle & Dr. Saiful Mujani

19/03/2010

Journal of Democracy: Personalities, Parties, and Voters

Oleh Prof. William Liddle & Dr. Saiful Mujani