top of page

Tantangan Intoleransi & Kebebasan Sipil Serta Modal Kerja Pada Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Gambar penulis: Yudha Sugiarto
Yudha Sugiarto
15 Mar 2021
1 menit membaca

Diperbarui: 21 Sep 2021

Rilis Survei LSI 03 November 2019


Struktur dan komposisi Kabinet Indonesia Maju (KIM) yang telah diumumkan Presiden Jokowi juga menimbulkan sejumlah kesan kemungkinan kurang ditekankannya aspek demokrasi dan kebebasan sipil. Sebagai contoh ditunjuknya Menteri Agama yang berlatar belakang militer mengesankan pemerintah akan fokus pada stabilitas dan pendekatan keamanan terutama dalam menghadapi isu-isu radikalisme terkait agama. Pendekatan keamanan dianggap rentan akan mengesampingkan demokrasi dan kebebasan sipil demi stabilitas dan pembangunan ekonomi.


Keberadaan demokrasi dan kebebasan sipil adalah bagian dari amanat reformasi yang bergulir sejak 1998. Bagaimanapun semua fokus program pemerintahan, termasuk pemerintahan periode kedua Presiden Jokowi haruslah berada dalam kerangka demokrasi dan kebebasan sipil. Kebebasan sipil mencakup hak-hak dasar individu dan kebebasan seperti kebebasan berpendapat dan berekspresi, perlindungan atas hak-hak pribadi, berserikat dan berkumpul, pelaksanaan keyakinan, dan sejumlah hak dan kebebasan dasar lainnya, termasuk isu-isu intoleransi dan radikalisme.


Demokrasi dan Kebebasan sipil menjadi modal sekaligus aspek yang juga harus menjadi agenda penting juga bagi pemerintahan periode kedua Jokowi. Tanpa demokrasi dan kebebasan sipil yang terjaga, kehidupan yang berbasis kebinekaan dan persatuan akan sulit untuk terwujud. Presiden sendiri telah menekankan dalam prioritas programnya bahwa persatuan bangsa dan kebinekaan menjadi prasyarat penting untuk terwujudnya Visi Indonesia yang turunannya adalah agenda-agenda prioritas pemerintahan selama lima tahun ke depan.

Untuk melihat apa saja tantangan demokrasi, kebebasan sipil, serta persoalan-persoalan intoleransi di periode kedua, adalah penting untuk menggambarkan kondisi hal-hal tersebut di masa menjelang dimulainya pemerintahan baru. Dengan demikian akan diperoleh gambaran apa saja yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Presiden dalam menjalankan pemerintahan.


Untuk itu, Lembaga Survei Indonesia (LSI) telah melaksanakan survei nasional pada 8-17 September 2019.


Untuk membaca laporan lengkap hasil survei ini, silahkan unduh laporan lengkapnya:


8 Komentar


5v6uc9
5 hari yang lalu

The discussion here reminded me how much good organization affects the experience. I found MonTeams while trying to organize possible team members before testing a lineup, and having everything presented clearly was helpful.

Suka

Guest
Guest
29 Agu

You play as Jake, a young graffiti artist who has to get away from a railroad inspector and his dog. To stay alive as long as possible, you have to run across busy train tracks, avoid coming trains, jump over objects, collect coins, and use power-ups. You can make the game more difficult by increasing the speed as you run farther. This will test your reactions and focus. Welcome to play running games game!

Suka

vic tor
vic tor
16 Jul

This article is intriguing due to its insightful examination of critical issues regarding democracy, intolerance, and civil liberties.@Baseball Bros

Suka

do kimdung
do kimdung
08 Jul

wordle today answer This article is interesting because it raises important issues about democracy, intolerance, and civil liberties from a thought-provoking perspective.

Suka

Holcomb Wallace
Holcomb Wallace
18 Mei

The retro pixel-art style of Dinosaur Game gives it such a timeless and nostalgic feeling!

Suka
chat (1).png

HUBUNGI KAMI

ingin tahu apa yang dapat kami lakukan untuk anda?

  • Twitter
  • YouTube
  • Facebook

ALAMAT KANTOR

Djayadi Hanan
Eka Novita

Gedung Arva Lt.3. Jalan RP. Soeroso No 40 BC
Menteng – Jakarta Pusat 10350
Kantor : +62 21-829 1641
HP LSI 0822-1010-8014
Email: info@lsi.or.id

© 2020 by Lembaga Survei Indonesia. All rights reserved.

bottom of page